Monday, 27 July 2015

Gempa Ciamis Dikategorikan tidak Berbahaya


Media Indonesia - AHLI geologi dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Hery Harjono mengatakan gempa yang terjadi di sebagian wilayah Pulau Jawa, pagi kemarin, bukanlah gempa yang berbahaya. Gempa berkekuatan 5,7 skala Richter tersebut, kata dia, merupakan fenomena wajar yang kerap terjadi di kawasan bertemunya beberapa lempeng bumi.



"Di wilayah selatan Jawa itu sering terjadi gempa kecil. Untuk gempa pagi tadi (kemarin) terjadinya di wilayah pertemuan lempeng Indo-Australia dan Busur Jawa yang terletak di pinggiran lempeng Eurasia," terangnya saat dihubungi, kemarin.

Hery menambahkan gempa tersebut tidak berdampak tsunami ataupun posisi dan pergerakan lempeng di jalur subduksi (pertemuan lempeng samudra dan lempeng benua) di sepanjang Pulau Jawa. Selain itu, ia menegaskan bahwa gempa tersebut tidak berhubungan dengan aktivitas Gunung Raung yang saat ini tengah aktif.

"Letak geografis dan kondisi pulau-pulau di Indonesia memang sangat besar potensinya untuk terjadi gempa. Namun, selama masih di bawah 6 SR, umumnya tidak berdampak besar karena hanya tergolong dalam gempa kecil," tuturnya.

Gempa yang terjadi di beberapa titik di Pulau Jawa kemarin memang sempat mengkhawatirkan banyak pihak. Terlebih, gempa dikabarkan terjadi di empat titik, yaitu 111 km tenggara Cia-mis-Jabar, 115 km tenggara Cilacap-Jateng, 117 km barat daya Kebumen-Jateng, dan 147 km barat daya Yogyakarta.

"Ini yang harus dikoreksi. Angka-angka kilometer tersebut ialah jarak antara pusat gempa dan kota tersebut, sementara pusat gempa berada di selatan Ciamis, pada kedalaman laut 72 km dan magnitude 5,7 SR," ujar Kepala Badan Meteorologi dan Klimatologi (BMKG) Andi Eka Sakya yang dihubungi terpisah.

Gempa yang terasa di beberapa daerah pada pagi kemarin, kata Andi, disebabkan pergeseran lempeng pada kedalaman itu. Di daerah tersebut, kata dia, memang sebelumnya telah terjadi gempa beberapa kali, tapi tidak terjadi gempa susulan.

"Itu alamiah, pergeseran lempeng di bawah laut artinya terjadi pelepasan tekanan energi di wilayah tersebut. Dengan pelepasan energi justru lebih bagus, pergeseran kecil-kecil ini tidak menyebabkan bencana yang besar. Memang perambatan gelombangnya akan terasa di beberapa daerah." tukasnya.

(pro/try/M-6)

0 comments:

Post a Comment